Pages

Showing posts with label INVESTASI. Show all posts
Showing posts with label INVESTASI. Show all posts

Sunday, November 6, 2016

Ketidakpastian Hukum bikin Investor Lari

Dalam beberapa tahun ini terjadi kemunduran ekonomi di Indonesia, dengan menurunnya GDP dan pertumbuhan ekonomi. Namun bukan malah bergerak mengatasi persoalan ini, Indonesia malah sibuk sendiri dengan konflik agama, rasial, pasal karet, balas dendam politis, yang notabene bisa bikin investor meragukan kepastian hukum di negeri ini. Investor pastinya ingin stabilitas politik dan hukum agar investasinya aman dan menghasilkan.

Meski kita sukses mengaet investasi masuk dari tax amnesti tapi masih kalah dengan apa yang diraih oleh Myanmar, vietnam bahkan Pilipina. Negara yang kacau balau oleh konflik di pilipina selatan dan perang narkoba ini masih membukukan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik. Investasi yang masuk juga cukup bagus untuk negara yang situasinya belum kondusif.

Padahal bila dibandingkan dengan Indonesia yang notabene sudah dua tahun pemilu, artinya sudah dalam posisi take off, tapi masih bergelut dengan persoalan domestik yang bagai lingkaran setan tak tahu ujungnya, berputar-putar tanpa pernah selesai. Indonesia terlihat lebih suka jalan di tempat atau mundur.

Persoalan hukum yang menjerat pejabat dimasa lalu diungkit lagi, padahal kasus ini sudah cukup membuat investor enggan masuk sebelumnya. Politik dan hukum di Indonesia memang meragukan dan tidak pasti. Hari ini bisa A besuk bisa B. Padahal investor butuh kepastian hukum.

Hukum tajam ke bawah dan tumpul di atas menandakan adanya unsur politis dan uang yang bermain. Hukum hanya dimiliki oleh mereka yang dekat dengan kekuasaan atau bermodal besar. Mereka yang tak memiliki itu akan dengan mudah menjadi tersangka dalam sekejab.

Juga kesenjangan ekonomi yang bisa dipermainkan menjadi kasus politis. Mereka yang terpinggirkan bisa menjadi bom waktu di kemudian hari, hanya membutuhkan pemicu maka akan terjadi kerusuhan sosial yang mahal harganya. Menangkap rakyat kecil yang mencuri atau menjarah untuk makan bukanlah sebuah prestasi, tapi menangkap pejabat yang tengah berkuasa karena melanggar hukum adalah kepastian hukum.

Investor memang punya hak untuk mendapatkan kepastian hukum. Bila terus dikejar-kejar akibat rezim yang berganti, tentunya ini memberi sinyal negatif buat investor. Sayang sekali negara sebesar Indonesia ini mundur oleh demokrasi yang tidak memiliki kepastian hukum dan mereka yang haus oleh kekuasaan.

Wednesday, September 28, 2016

Merubah Hutang menjadi Investasi

Saat peluang bisnis ada, hutang bisa saja dilakukan untuk meraih untung dengan prasyarat tertentu. Meskipun dibenarkan untuk menghindari hutang untuk bisnis beresiko dengan hasil yang belum pasti. Ini lain masalahnya bila peluang itu sudah pasti dan harus dieksekusi dengan segera.

Dalam hal ini model investasi yang diperbolehkan untuk hutang adalah investasi di sektor properti. Seperti diketahui properti menawarkan bunga hutang yang rendah dalam jangka panjang dan memberikan return yang tinggi. Meskipun akan bergantung pada lokasi, trend dan kebutuhan akan properti tersebut.

Juga investasi di sektor reksadana menawarkan kemudahan, seperti debet rekening bulanan. Ini juga salah satu jenis hutang yang bisa menjadi investasi, dengan harapan nilai reksadana akan tumbuh dalam beberapa tahun kedepan saat sudah mature. Sehingga returnnya bisa lebih tinggi dari bunga hutang.

Model-model hutang untuk berinvestasi ini memang cukup luas dan sudah banyak diterapkan. Disini banyak pula yang melewati red line atau batasan resiko hingga investasinya tidak menguntungkan. Banyak yang terjebak dalam mimpi atau bujukan marketing lembaga investasi hingga mengabaikan batasan resiko yang harus diperhatikan.

Selalu hitung keuangan dan trafik kas keuangan bulanan dalam membiayai hutang ini. Juga perhatikan return investasi ini saat maturenya. Syukur-sukur bisa returnnya bisa membantu membiayai cicilan hutangnya.

Sebut saja orang yang kredit mobil yang mengandalkan hasil rental untuk membiayai cicilan bulanan mobil tersebut. Disini tetap saja harus menyisihkan uang dari kas flow bulanan untuk membayar cicilan kredit, ini bila hasil rental tidak pasti. Lain bila model rentalnya sistem kontrak tahunan, maka hasilnya bisa diharapkan untuk membiayai cicilan kreditnya.

Perlu diperhatikan sekali lagi merubah hutang menjadi investasi ini, hanya untuk peluang bisnis yang sudah pasti dan harus dieksekusi dengan segera. Jangan terbiasa menggunakan hutang untuk peluang bisnis yang beresiko tinggi, dimana persentasi gagalnya sangat tinggi. Biasanya orang yang terbiasa hutang konsumtif akan sulit menahan diri untuk tidak melewati red line ini.

Pada investasi forex juga banyak yang menawarkan hutang, tapi dengan bunga yang tinggi. Disini harus berhati-hati dalam berhitung dan melihat arah peluang yang tidak pasti. Karena bisa-bisa modal usaha hangus untuk membayar hutang dengan bunganya.

Sunday, December 6, 2015

Iming-iming Untung Besar, Potensi Investasi Bodong

Orang tak henti-hentinya berharap mendapatkan keuntungan besar dari investasi kecil dalam waktu singkat. Tentu saja ini menggiurkan tapi menyimpan bom waktu di kemudian hari. Biasanya iming-iming ini akan mudah diterima orang yang putus asa dengan simpanan deposito yang kecil hasilnya.

Padahal di tengah ekonomi sulit, hasil dari simpanan deposito justru yang paling menguntungkan. Lihat saja perolehan di investasi saham yang masih minus, maupun reksadana, emas serta portofolio lainnya yang masih belum menggembirakan, maka deposito ini sudah sangat menguntungkan. Bila ada yang menjanjikan lebih dari bunga deposito maka perlu diwaspadai.

Memang ada beberapa BPR yang menawarkan bunga lebih dari bunga deposito, bisa di atas 10 persen. Namun resikonya tinggi, BPR memiliki beban berat dengan memegang modal yang berbunga tinggi, maka pada akhirnya memutarnya dengan bunga tinggi pula. Bila ini macet, maka resiko simpanan di BPR bisa macet pula.

Apalagi bila ada tawaran investasi dengan bunga sangat tinggi, maka bisa dicurigai adanya investasi bodong. Meskipun memang diakui ada banyak broker atau trader yang sangat lihai bermain di forex atau trading lainnya, namun tetap saja memiliki resiko yang sangat besar. Para trader atau broker ini meski sangat ahli bisa saja jatuh dan hangus seluruh modalnya.

Ini terjadi di beberapa tahun lalu, banyak model investasi model MLM yang ternyata diinvestasikan pada forex atau trading. Memang hasilnya sangat besar, bisa 100 persen perhari dari modal, tapi bisa pula hangus dalam sekejap. Apalagi dengan teknologi canggih, saat ini para Bandar memiliki algoritma yang sangat susah untuk dikalahkan.

Uang memang gampang dicari tapi ini adalah jebakan untuk kedepannya. Biasanya orang akan mudah terbujuk oleh perolehan yang mudah dan besar. Pada akhirnya akan mempertaruhkan semua modal, akibatnya saat nasib tidak berpihak, hanguslah segala yang dipertaruhkan. Begitulah pola yang ada di investasi yang beresiko tinggi.

Sudah banyak korbannya, tapi orang tidak pernah jemu untuk mencobanya. Selalu muncul model baru dengan prinsip yang hampir sama dengan investasi sebelumnya. Pada akhirnya juga orang akan menyesal, setelah kehilangan modal investasinya.

Thursday, November 26, 2015

Terjebak dalam Investasi Busuk

Tidak semua portofolio investasi sesuai dengan harapan yang diinginkan. Kadangkala harus bertemu dengan investasi busuk, bila tetap dipegang tidak menghasilkan dan kalau dijual masih merugi. Kondisi ini tentunya menjadi dilema, berada dalam pilihan-pilihan yang buruk untuk segera keluar dari investasi busuk ini.

Dalam kondisi ini tentu saja perlu analisa mendalam tentang prospek investasi busuk ini kedepannya. Bila memang tidak ada harapan dalam jangka pendek, coba dulu melihatnya pada prospek jangka menengah atau jangka panjang. Bisa jadi masih memberi hasil, maka tidak ada salahnya untuk tetap dipegang, dengan berharap ini bisa menguntungkan di jangka panjang.

Namun bila prospeknya sudah sangat buruk, baik dalam jangka pendek maupun jangka menengah, maka jangan berharap lagi untuk jangka panjang. Pertimbangannya terlalu lama untuk berharap pada investasi yang kadang sudah overvalue saat dibeli. Ini berakibat tidak akan mengalami pertumbuhan sama sekali dalam jangka pendek maupun jangka menengah. Lalu buat apa pula menunggu terlalu lama untuk sesuatu yang tidak pasti, bila masih meragukan prospeknya memang lebih baik segera dijual.

Kadang perlu dijual rugi untuk bisa mengambil posisi investasi yang menguntungkan. Ini tentunya dengan syarat akan adanya portofolio yang lebih menjanjikan prospeknya. Disini memang perlu kajian mendalam, agar jangan sampai jatuh di lubang yang sama, ketemu lagi dengan investasi busuk pada portofolio yang akan dibeli.

Di pasar saham memang sangat banyak portofolio investasi yang menjanjikan, meski kebanyakan memang sudah digoreng hingga melebihi dari nilai yang sebenarnya. Namun seringkali pula memiliki prospek yang menjanjikan, hanya kadang tersembunyi oleh sentiment negative yang lebih besar. Contohnya pada saat ini dimana ekonomi sedang melambat, beberapa saham lapis dua sangat bagus prospeknya.

Saham lapis dua ini memang masih kalah dengan saham unggulan yang memiliki prospek lebih jelas. Pada beberapa kasus, justru saham lapis dua ini memiliki pertumbuhan yang lebih baik. Semua ini karena sentiment negative ekonomi global sehingga investor biasanya berpegang pada saham unggulan yang lebih aman dan menguntungkan.

Sunday, November 15, 2015

Dampak Teror Paris bagi Investasi di Indonesia

Serbuan teroris langsung ke jantung pusat investor di Paris ini mulai membuka luka lama kasus-kasus teror di Indonesia. Kita sempat mengalami masa-masa suram sebagai tempat yang tidak nyaman buat orang asing, yang berarti tidak nyaman buat investor. Namun secara bertahap pemerintah mampu mengembalikan posisi Indonesia sebagai surga bagi investasi.

Pemerintah mampu membabat habis jaringan teroris, meski sel-sel kecil masih beroperasi secara autonomi atau sendirian. Namun sudah tidak memberi ancaman berarti, hingga travel warning sudah tak lagi disandang oleh Indonesia. Kepercayaan ini memang buah kerja yang tidak mudah, mereka yang 24 jam berkerja di belakang layar memonitor pergerakan teroris ini patut diapresiasi hingga Indonesia menjadi aman dan nyaman buat berinvestasi.

Kini fokus para teroris ini beralih langsung ke pusat investor di eropa. Mereka memanfaatkan krisis di Suriah sebagai pintu masuk ke eropa, tempat yang sebelumnya nyaman untuk hidup ini harus mulai bersiaga menghadapi sesuatu yang tidak pasti. Praktis ini membuat perubahan policy di pemerintahan Negara eropa dalam menghadapi teroris.

Sebelumnya Negara hotspot seperti Indonesia menjadi medan perang melawan teroris, maka situasinya sudah berubah total. Bisa diartikan akan ada perubahan besar-besaran dalam memburu sel-sel teroris yang masih hidup. Mungkin Indonesia akan kembali menjadi sorotan, dan masuk dalam daftar Negara yang harus diwaspadai.

Namun bukan berarti akan mengisolasi Indonesia, tapi kemudahan dalam berbagai hal akan berubah. Mulai dari persoalan imigrasi, tenaga kerja, pariwisata, semua kebijakan akan berubah secara total. Dampaknya mungkin tak begitu terasa, tapi akan memberi pengaruh signifikan dalam investasi.

Eropa mungkin bukan investor terbesar di Indonesia, namun jaringan investasi mereka bisa jadi yang terbesar di Indonesia. Perusahaan multinasional yang beroperasi di Indonesia memiliki hubungan dengan jaringan eropa. Dengan standar dan kebijakan yang sama, maka akan mempengaruhi posisi Indonesia selanjutnya.

Segala hal yang terjadi di Indonesia akan menjadi sorotan, termasuk rilis resmi penyebab jatuhnya pesawat air Asia di Indonesia. Ini mengingat jatuhnya pesawat rusia ada kaitan erat dengan ulah teroris. Bisa jadi bila pemerintah Indonesia tidak mampu mengelola kondisi yang berkembang, maka akan menekan prospek investasi di Indonesia.

Thursday, November 12, 2015

Jangan Tergoda Skema Cepat Kaya

Kelahiran transaksi derivatif menghasilkan beragam modus tawaran cepat kaya dalam berinvestasi. Orang biasanya mudah tergoda dengan skema cepat kaya ini tanpa pernah melihat di belakang skema tersebut. Padahal model “money scam” ini sudah sering terjadi dimana-mana, tapi dengan bungkus atau modus yang berbeda.

Beragam skema cepat kaya ini pada akhirnya berujung pada penipuan, penggelapan dan pelarian modal investasi. Saat sang “manajer investasi” tak mampu menggapai impian mereka, maka jalan kabur adalah akhir dari investasi tersebut. Tentu saja semua yang ikut akan dirugikan dengan modal yang sudah disetor.

Sebenarnya “manajer investasi” ini tak sepenuhnya bohong, memang ada beberapa transaksi derivatif, forex, trading online yang bisa menghasilkan uang dengan cepat. Hanya memang memiliki resiko yang tinggi, jauh lebih tinggi dari sebuah perjudian. Kalau perjudian biasanya Bandar dilawan oleh beberapa orang saja, namun tidak untuk skema investasi forex, trading online yang lawannya bisa berjibun.

Dengan kue investasi yang sedikit diperebutkan oleh orang banyak, maka kemungkinan sukses akan semakin kecil. Tak ada yang bisa bertahan, saat sang Bandar bermain di dua kaki. Demikian pula di transaksi derivatif, yang bermunculan dengan skema investasi yang lebih menggoda.

Semuanya mengabaikan sebab dan akibat, membuat cepat kaya dengan mudahnya. Apalagi di tengah ekonomi yang sulit, kemungkinan skema cepat kaya akan semakin mustahil. Disini perlu kembali melihat system di belakang model investasi tersebut.

Biasanya marketing investasi yang lihai sudah disiapkan dengan baik oleh perusahaan investasi ini. Mereka menjalani pendidikan yang baik dalam mengarahkan investor agar masuk dalam investasi yang ditawarkan. Selalu “uang mudah” menjadi awal tawaran yang sering sulit ditolak oleh para investor ini.

Skema cepat kaya ini sistemnya itu-itu saja dengan modus yang semakin diperbaharuhi, bahkan yang sudah pernah menjadi korban masih dengan mudahnya tergoda. Padahal sistemnya sama, hanya dengan cerdiknya dibungkus dengan modus yang lebih elegan. Sekali lagi jangan tergoda untuk mengikuti investasi yang bisa membuat kaya dengan cepat.

Lebih baik ikuti pola konvesional dalam berinvestasi. Mulailah dari menabung, kemudian sisihkan sebagian untuk investasi yang berpendapatan tetap. Baru setelah investasi tumbuh, gunakan sebagian pada investasi yang lebih menghasilkan. Selalu jaga rasio yang aman dalam mengelola uang anda.

Wednesday, November 4, 2015

Cara Pensiun tanpa Masalah Keuangan

Banyak jalan untuk kaya atau berinvestasi, tapi sedikit yang memahami pengelolaan keuangan yang baik. Kebanyakan menuruti pola penghasilan dan menghabiskan untuk bersenang-senang. Maklum sudah capek bekerja, masak nggak boleh bersuka-ria.

Tentunya boleh saja memanjakan diri dari penghasilan yang diperoleh, tapi perlu diingat hidup sangat panjang. Biasanya baru menyesal saat semua sudah berlalu, saat umur sudah tidak mampu lagi menghasilkan. Disini pentingnya pengelolaan keuangan, agar saat pensiun atau usia lanjut, sudah tidak memiliki masalah keuangan.

Menurunkan gaya hidup

Kita sudah terbiasa menghabiskan uang yang diperoleh dari kerja keras setiap bulannya, tanpa tersisa sedikitpun untuk ditabung. Ini bisa terjadi karena pola hidup menyesuaikan dengan penghasilan. Padahal bila bisa menurunkan pola hidup setingkat dari penghasilan bulanan, maka bisa dihemat cukup banyak untuk ditabung.

Disini bukan banyaknya, tapi selalu menyisahkan untuk ditabung. Meski hanya 10 ribu setiap bulannya. Harus ada uang yang patut untuk ditabung. Bila ini terbiasa, maka akan semakin mampu menahan diri dalam mengelola uang yang diperoleh.

Menabung

Dari kemampuan mengendalikan gaya hidup, maka akan diperoleh uang sisa setiap bulannya. Disini penting untuk mulai menabung, jangan terpikir untuk investasi ini-itu atau tergoda bunga investasi yang tinggi. Justru kendalikan diri anda untuk tetap di jalur menabung dulu.

Menabung menjadi penting, karena ini menjadi “reserved” dari gejolak hidup yang mungkin tidak berpihak pada kita. Misal sewaktu-waktu pisah kena PHK, maka dengan menabung akan mengurangi beban kena PHK tadi, serta bisa lebih cepat untuk bangkit. Menabung adalah dasar dari pengelolaan keuangan.

Investasi berpendapatan tetap

Setelah mampu menyisihkan uang bulanan untuk ditabung, maka sisihkan sebagian uang tabungan untuk investasi. Ambil misal sepertiganya untuk dimasukan di investasi berpendapatan tetap, baik itu yang aman maupun yang beresiko. Investasi perpendapatan tetap yang aman, akan memberikan jaminan uang akan utuh apapun yang terjadi, sambil tetap menikmati bunganya.

Sedang investasi berpendapatan tetap yang beresiko akan memberikan bunga yang lebih tinggi, tapi bisa beresiko hilang. Ini bisa terjadi bila mengambil investasi di reksadana yang berpendapatan tetap, obligasi, surat utang, yang semuanya memberikan bunga lebih baik dengan resiko yang lebih tinggi.

Investasi beresiko dan menghasilkan secara optimal

Banyak investasi yang bisa bikin cepat kaya, tapi beresiko tinggi. Bisa-bisa kehilangan semua uang tersebut. Seperti investasi di pasar modal, forex, bitcoin, semua ini bila ditekuni bisa bikin cepat kaya. Namun jangan taruh seluruh uang anda untuk investasi ini.

Ambil hanya sepertiga dari tabungan yang ada untuk investasi beresiko tinggi, sehingga andai gagal, uang masih ada untuk bisa tetap hidup. Kesalahan orang saat berinvestasi adalah tergiur atau terbawa oleh keuntungan yang besar dalam waktu yang singkat, maka dari itu pengelolaan keuangan yang baik bisa menghindari dari hal buruk tersebut.

Tuesday, October 14, 2014

Kelebihan dan Kekurangan Investasi Ruang perkantoran



Iklim ekonomi nasional yang bersahabat belakangan ini membuat permintaan ruang perkantoran (office space) terus meningkat. Bahkan, sebuah survei menyebutkan tingkat penyerapan ruang kantor mencapai 91,96%, atau rekor tertinggi sejak 1997.

Secara kualitas, perkantoran dibagi menjadi tiga kategori: grade A, B, dan C. Gedung perkantoran grade A umumnya berukuran besar, memiliki lobi yang bagus, dan biasanya dihuni perusahaan multinasional. Gedung grade B hampir sama dengan grade A, hanya saja jumlah lantainya lebih sedikit. Sementara, gedung grade C umumnya dipakai instansi-instansi pemerintah atau departemen-departemen dengan jumlah lantai yang lebih sedikit dari grade B.

Dalam bukunya yang berjudul “Menjadi Kaya Melalui Properti”, Panangian Simanungkalit menguraikan kelebihan dan kekurangan investasi ruang perkantoran. Berikut ini nukilannya:

Kelebihan
Pertama, tingkat permintaan tinggi di kawasan CBD (central business district), dimana banyak terjadi aktivitas yang berhubungan dengan “FIRE” (finance and banking, insurance, dan real estate). Selama perekonomian tumbuh, maka angka permintaan ruang kantor akan tetap signifikan.

Kedua, capital gain perkantoran lebih tinggi dari tanah kosong dan rumah sewa, yakni sekitar 7% – 12%. Besaran capital gain tergantung pada lokasi dan kualitas gedung perkantoran.

Ketiga, jangka penyewaan 1 – 3 tahun, lebih lama dari jangka penyewaan rumah yang hanya 1 – 2 tahun. Perkantoran disewa tidak hanya sebagai tempat bekerja, tetapi juga untuk memosisikan diri terhadap image tertentu yang diinginkan perusahaan. Perusahaan yang sering berpindah kantor, tak urung sering dicap sebagai perusahaan yang kurang bonafid.

Silahkan invite 

untuk mendapatkan info2 dan tips2 
APARTEMEN JOGJA - PIN 28421001 
PROPERTI JOGJA - PIN 237149DE 


Kekurangan
Pertama, perkantoran sangat terpengaruh kondisi ekonomi nasional. Pada saat krisis finansial global akhir tahun 2008, banyak perusahaan yang merugi. Sebagian hanya mengalami penurunan pendapatan, tetapi sebagian lagi bangkrut. Perusahaan yang bangkrut, tentu akan berhenti menyewa, sementara perusahaan yang mengalami penurunan volume penjualan, mungkin hanya akan berpindah dari kantor yang bagus ke kantor yang kualitasnya lebih rendah.  

Kedua, investasi perkantoran kurang diminati investor, karena saat kosong tidak dapat digunakan sendiri oleh pemiliknya. Ini berbeda dengan investasi rumah atau apartemen, dimana pemiliknya bisa menempati saat rumah atau apartemen tersebut tidak sedang disewa.

Ketiga, pemilik harus mengikuti peraturan dari property management. Sebuah gedung perkantoran, umumnya memiliki manajemen gedung yang mengatur semua kegiatan di dalamnya. Seorang investor office space sudah barang tentu harus berhubungan dengan manajemen gedung tersebut. Hal ini tentu membuat segala macam urusan, termasuk peraturan sewa-menyewa menjadi lebih complicated.

Tuesday, February 2, 2010

4 Cara Kaya Melalui Property


4 Cara Kaya Melalui Property


Saya membaginya menjadi 4 Golongan

* Judi
* Dagang
* Pembebas Lahan
* Investasi

Saya akan jelaskan satu persatu dari masing-masing Golongan ini


Silahkan invite 

untuk mendapatkan info2 dan tips2 
RUMAH JOGJA - PIN 28421001 
PROPERTI JOGJA - PIN 237149DE 
TANAH/RUMAH DIJUAL JOGJA - PIN 5515EF65

Golongan Penjudi

Golongan penjudi adalah golongan yang kebanyakan orang awam pakai dimana mereka dalam keputusan membeli property hanya bedasarkan mitos bahwa harga property akan selalu naik jadi mereka membeli main asal membeli saja tampa ada proses survey harga dan survey pertumbuhan harga property. Bahkan ada yang berani membeli rumah tetapi rumahnya belum jadi mereka membeli ruah hanya berdasarkan gambar saja gambar saja dan rayuan sales pejual yang menjajikan bahwa harga rumah akan segera naik nantinya. Memang banyak yang menjadi kaya dari golongan ini hal ini terjadi bila developer yang membengun benar-benar credible dan memenuhi janji-janjinya sehingga pembeli menyebabkan harga benar-benar naik. Tetapi banyak juga yang menjadi rugi dari golongan ini karena apa pertama mereka ternyata membeli kemahalan sehingga balik modalnya lama kedua ternyata developer tidak bertanggung jawab sehingga pembangunan tidak sapa berjalan penuh hanya sebagian saja sehingga menyebabka harga yang djanjikan naikternyata tidak naik bahkan ada developer yang sudah mengambil uang DP tetapi rumah atau property tidakjadi-jadi karena developer yang bersangkutan bangrut jika demikian maka menyebabkan kerugian bagi investor

Golongan Pedagang
Golongan pedagang adalah golongan yang melakukan jual beli property golongan pedagang ini dalam mengambil keputusan membeli property ketika harga property yang ditawarkan jauh di bawah harga pasar lalu mereka membeli propertinya lalu diperbaiki sedikit dan di jual lagi dengan harga yang lebih mahal. Banyak orang yang kaya lewat jalan ini tetapi ini juga ada kelemahannya yaitu anda harus memiliki modal gede dan keuntungannya hanya sekali saja yaitu ketika rumah laku di jual setelah itu anda harus mencari lagi dari awal.

Golongan Pembebas Lahan
Golongan pembebas lahan adalah golongan yang melakukan jual beli property dengan cara membebaskan lahan yang sangat luas lalu memberikan nilai tambah di atas lahan tersebut sehingga lahan yang dia beli harganya bisa naik ber puluh-puluh kali lipat. Golongan ini biasanya adalah golongan developer yang memiliki modal besar sehingga memiliki dana untuk membebskan lahan. Tetapi golongan ini sangat rentan dengan kenaikan harga dan kenaikan suku bunga.

Golongan Investor
Golongan yang membeli property atau rumah dengan dasar keputusan ketika harga property tersebut turun dan tidak akan menjualnya sampai kapanpun karena mereka membiarkan property mereka bekerja untuk mereka. Mereka menggap ketika membeli property kita harus untung terlebih dahulu di depan lalu tiap bulannya mereka juga harus mengambil keuntungan dengan memberdayakan rumah yang mereka beli sehingga mereka memberdayakn rumah yang mereka beli dengan maksimal. Berdasarkan golongan ini saya menemukan teori baru bagaimana agar anda dapat memebeli rumah secara Gratis tampa keluar uang sepeserpun malah tiap bulan anda mendapat passive income yang besar. Dan dengan cara ini saya berhasil banyak merubah nasib seseorang dari yang semula biasa-biasa saja dalam waktu singkat mereka berubah menjadi milyader dalam waktu kurang dari 1 tahun. Anda bisa menemukan rahasia ini di Rumahgratis.com rahasia yang telah banyak merubah kehidupan seseorang dari yang tadinya biasa-biasa saja menjadi milyader dalam waktu singkat. Anda bisa bayangkan dari asalnya anda bekerjauntuk mendapatkan rumah sekarang rumah yang bekerja untuk anda.

Selamat anda telah membaca 4 Cara kaya Bagaimana anda bisa kaya lewat Properti dengan membaca E book ini saya harapkan anda bisa mendapatkan gambaran jalan mana yang akan anda pilih untukmenjadi kaya lewat property
Ambillah langkah untuk maju dan menjadi lebih baik setiap hari. Apapun pilihan anda, saya ingin memberikan memberikan semangat untuk kesehatan,
kebahagiaan dan kesuksesan untuk anda.
Salam dasyat
www.rumahgratis.com

Sertipikat Hilang

(PROPERTI.BIZ edisi 4 / April 2006)

Pak Surjadi Jasin,

Salam hormat,
Melalui PROPERTI.BIZ, saya ingin menanyakan masalah yang sangat mengganggu pikiran saya dan keluarga. Sudah beberapa minggu ini saya mencari-cari Sertipikat rumah yang saya miliki, tapi tak ketahuan ada di mana, entah hilang atau terselip. Saya sudah membongkar dan menelusuri setiap sudut rumah , tapi tidak ketemu juga.
Untuk itu saya minta penjelasan Bapak bagaimana cara mengatasasi masalah saya ini ?
Terima kasih atas penjelasannya.

Rudi Sanjaya - Bandung

Silahkan invite 

untuk mendapatkan info2 dan tips2 
RUMAH JOGJA - PIN 28421001 
PROPERTI JOGJA - PIN 237149DE 
TANAH DIJUAL JOGJA - PIN 5515EF65

Jawab:

Bapak Rudi, saya dapat memahami kegundahan dan kepanikan anda dan keluarga, karena hilangnya sertipikat tanah / rumah yang anda miliki. Sertipikat sebagai Tanda Bukti Hak atas Tanah. Sertipikat memiliki kedudukan yang penting atas kepemilikian suatu Hak atas tanah.

Sertipikat berisi data fisik dan data yuridis suatu bidang tanah. Data yuridis adalah keterangan Status Hukum bidang tanah dan pemegang hak atas tanah tersebut.

Untuk itu, sebaiknya anda tidak perlu panik karena hilangnya Sertipikat bukan berarti hak atas tanah yang anda miliki hilang. Anda dapat mengurusnya dengan mengikuti saran-saran saya ini:
Sertipikat hilang bisa kita urus dengan memohon Sertipikat Pengganti kepada BPN (Badan Pertanahan Nasional).

Apa yang harus Pak Rudi lakukan ?
  1. Membuat laporan kepada kepolisian setempat, tentang hilangnya Sertipikat tersebut.
  2. Menghubungi Kantor Pertanahan setempat atau Kantor PPAT di mana tanah itu berada, untuk mengetahui tindakan selanjutnya yang perlu diambil.
Kemudian melengkapi syara- syarat lainnya, yaitu :
  • Surat Permohonan yang ditujukan kepada Kepala Kantor Pertanahan
  • Foto copy KTP
  • Foto copy Sertipikat (jika ada)
  • Surat Kuasa, jika Pengurusannya dikuasakan kepada pihak lain.
Jika Pemegang Hak telah meninggal dunia, permohonan untuk mengajukan Sertipikat Pengganti diajukan oleh Ahli Warisnya dengan menyertakan Surat Keterangan Ahli Waris.
  • Pernyataan dibawah Sumpah oleh Pemohon dihadapan Kepala Kantor Pertanahan.
  • Membayar biaya penerbitan Sertipikat Pengganti.
Sebelum Sertipikat Pengganti terbit, harus didahului pengumuman dalam salah satu Surat Kabar Harian setempat atas biaya Pemohon.
Jika dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal pengumuman tidak ada keberatan, maka Kepala Kantor Pertanahan akan menerbitkan Sertipikat Pengganti.

Demikian jawaban dari saya, semoga bermanfaat.

Salam,
Surjadi Jasin